Asyiknya Blusukan di India pakai Sari

Sari biru, rumah biru, kota biru.

Sari biru, rumah biru, kota biru. (photo by Steph)

Apa sih sari itu?

Itu lho, pakaian tradisionalnya wanita India yang menyerupai kain panjang yang sebagian dililitkan dari pinggang ke bawah seperti sarung, dan sisanya dikenakan seperti selendang yang disampirkan di bahu atau bisa juga dijadikan kerudung. Ah, bagi yang rajin nonton film-film Bollywood, pasti tahu seperti apa sari itu.

Sari and chai

Tea break!

Saat tiba di Kalkuta, aku terpana oleh cantiknya wanita-wanita bersari – bukan cantik dalam arti yang biasa, lebih seperti kecantikan yang sederhana dan tak terkikis waktu. Mungkin lebih tepat aku sebut sebagai indah atau anggun. Mayoritas wanita yang kulihat di sini mengenakan sari atau pakaian khas India lainnya. Baik muda maupun tua, kaya maupun miskin, yang berjualan di kota maupun yang bertani di sawah!

Aku kagum pada keluwesan mereka bergerak, dengan kain berjuntaian yang bagiku tampak ribet dan rawan tercantol dan terlepas. Bahkan mereka bisa mengangkut karung-karung raksasa di kepala dan kain tetap melambai lembut!

Membuatku ingin mengenakannya…

Mengapa tidak? Tinggal beli :)

India Varanasi sari shop

Beli sari

Di pinggir Sungai Gangga, aku membeli kain sari, hanya 60 ribu rupiah – mungkin bisa ditawar lebih jauh. Choli, blus lengan pendek seperut yang biasa dikenakan saat memakai sari, dipotongkan dari salah satu ujung kain dan dijahit (40 ribu rupiah karena minta kilat, 3 jam – bisa lebih murah lagi tapi udah ngebet pake).

Keluyuran pake sari itu asyik

Benares. Kami mampir ke pinggir Sungai Gangga. Sungai suci orang Hindu, di mana mereka mandi tidak hanya untuk membersihkan tubuh, namun juga jiwa.

Varanasi Ganges River - among Hindu Pilgrim

Mengarungi lautan pilgrim di pinggir Sungai Gangga, sungai tersuci bagi umat Hindu. (photo by Baro)

Hindus bathe in the sacred Ganges River, Varanasi

Menyaksikan wanita-wanita bersari dan pria-pria… umm… telanjang dada… mandi suci di Sungai Gangga.

A holy cow named Gangga

Seekor sapi bernama Gangga, tinggalnya di kuil di tepi Sungai Gangga.

Jodhpur. Kami menikmati indahnya lautan rumah bernuansa biru di Jodhpur dari Benteng Mehrangarh di atas bukit.

Jodhpur, the Blue CIty of India, dilihat dari Mehrangarh Fort

Jodhpur, the Blue CIty of India, dilihat dari Mehrangarh Fort.

Mehrangarh Fort, Jodhpur

Mehrangarh Fort, Jodhpur. (photo by Steph)

Agra. Kami berjalan-jalan di Taj Mahal.

Taj Mahal

Duduk-duduk di depan Taj Mahal bareng si putih NX300. (photo by Jaime)

Taj Mahal

Lagi mainan kamera NX300, masih di Taj Mahal. (photo by Jaime)

Pake sari panas ga sih? Panas sih nggak. Malah sebetulnya sejuk karena pinggangnya terbuka. Sedangkan kalau cuaca lagi dingin, selendang bisa disampirkan ke lengan seperti mantel selimut. Serba guna ya. Roknya yang panjang ternyata berguna sebagai tameng cipratan air kubangan, apalagi di musim hujan seperti ini. Apalagi di India yang banyak sapi (dan kotorannya) di jalanannya. Sama sih efeknya dengan celana panjang. Tapi rok sari sejuk.

Ribet nggak sih? Ribetnya mungkin iya, bagi yang belum biasa seperti diriku. ternyata supaya tetap rapih, perlu beberapa peniti. Di depan perut, dan di bahu dimana selendang tersampir. Tapi rok sari ternyata nggak sempit. Rok hanya dilingkarkan sekali dan di bagian depan berlipat-lipat banyak, sehingga sebetulnya kaki bisa bergerak dengan cukup leluasa.

India Taj Mahal Bollywood

Masih di Taj Mahal: Bollywood Time!!! (photo by Jaime)

Mmm… tapi nggak tau lagi ya, tergantung rok dalaman (petticoat) yang dikenakan di bawah sari mungkin. Berhubung aku tak punya, aku cuma pakai celana selutut sebagai dalaman. Alhasil bisa pencilakan!

Namun hal yang paling mengasyikkan dari mengenakan sari adalah interaksi dengan warga saat blusukan di perkampungan!

Walau ada banyak turis yang membeli kain sari, namun kenyataannya selama hampir sebulan kami berada di India, tak sekalipun kami bertemu turis asing yang mengenakan sari. Maka kehadiran makhluk bersari namun minus wajah “acha acha” membuat warga penasaran.

Pertanyaan paling populer: “Asal mana?”

“Indonesia”

Dan bapak pemilik toko ini dengan bangganya berkata, “aku punya produk Indonesia di tokoku!”

India Varanasi - Indonesian product 1 J 1600 2R

Cintailah produk dalam negeri. (Photo by Baro)

Di kala lain, serombongan ibu-ibu memanggil kami untuk mendekat.

“Rambutmu berantakan sekali,” pasti begitu kata ibu bersari merah muda itu.

Buktinya, setelah itu kepanganku dilepas, kemudian disisir halus, dan dikepang ulang.

Tak hanya rambut, bindhi (merah-merah di dahi) pun jadi korban perhatian. Sticker bindhi bundarku dikelupas dan diganti dengan yang lonjong oleh seorang gadis yang terkikik tertahan.

Memang wanita di sini rambutnya semua nyaris seragam: kepang satu di belakang. Bahkan aku pernah melihat kepangan palsu dari kain hitam! Mungkin rambut aslinya kurang panjang atau kurang tebal? Sedangkan hari itu kepanganku memang tampak kacau. Bukannya kepang di belakang, tapi “pilin” di samping. Itu pun sudah terburai-burai.

Jodhpur - Kepang rambut

… dan dikepang ulang…

Begitulah serunya blusukan pake sari di India! Bolak-balik distop warga lokal untuk diajak ngobrol.

Dari nenek-nenek…

Jodhpur Blue City - temple and grandmas

Ngobrol ama nenek-nenek di semacam temple for a good cause di Blue City Jodhpur. (photo by Steph)

…hingga anak kecil.

Anak-anak kecil di sini bukan cuma suka dipotret, tapi juga suka memotret. Kamera kami pun menjadi semacam piala bergilir di antara mereka. Pasang auto mode, kalungkan talinya ke leher mereka supaya nggak terjatuh, dan biarkan fotografer-fotografer cilik beraksi!

Varanasi kids

Rebutan motret. (photo by Steph)

Kadang diajak mampir ke rumah mereka.

Jodhpur - masuk rumah orang

“Yuk mampir dulu.” 

Oke, yang ini lagi ngapain coba? Nggak tau deh, pokoknya ujung-ujungnya dimarahi ama polisi setempat karena menghalangi. Menghalangi orang lompat pagar rintangan…

Pilgrims, Ganges River, Varanasi

“Minggir, Neng!” (photo by Baro)

Di tempat-tempat wisata, banyak turis domestik India yang ngajakin foto bareng karena mereka jarang lihat wanita non-India mengenakan sari. Sampai ada yang panggil jasa tukang foto langsung jadi karena ia tak membawa kamera.

Varanasi - Photo with a pilgrim

Benares: “Foto bareng dong, mbake.”

Pernah juga ketemu sekelompok turis wanita Rajasthani (domestik) di sebuah benteng. Mereka menggunakan selendang transparannya sebagai cadar yang ditutupkan ke sekujur wajah, bahkan mata pun tertutup cadar. Hanya sesekali mereka membukanya. Saat cadar terbuka, terlihat lah cincin hidung raksasa dan rantai emas di rambut/dahi yang entah namanya apa. Eksotis. Ini adalah kontak pertama kami dengan mereka, dan aku terpesona. Namun aku tak berani mendekatinya, hanya berani mencuri pandang dari jauh. Ternyata oh ternyata, mereka malah juga penasaran akan wanita non-India bersari ini. Akhirnya malah mereka yang nyamperin, ngajakin ngobrol walau nggak nyambung sama sekali. Alangkah senangnya!

Wanita Rajasthani

Wanita Rajasthani

Yang lucu? Sariku diberedel abis sama ibu-ibu! Dicopot abis sampai tinggal dalamannya saja! Kemudian sarinya dipasang ulang dari awal! Kata mereka, berantakan sekali, mana terbalik pula!

Varanasi - sari and henna

“Come in, let me help you with the sari.”

Kalau dilihat lagi foto sebelum dan sesudahnya, jadi maklum deh kenapa sampai dibongkar pasang begini sarinya.

Sari - before and after

Sari: before and after.

Kejadian sari dibongkar pasang tersebut terulang beberapa kali. Yang lucu juga, bahkan security guard wanita di Taj Mahal pun ikutan merapihkan lipatan sariku setelah dia selesai menggerayangi sekujur tubuhku yang baru saja melewati metal detector. Berkat dia, aku jadi rapi jali saat bertemu dengan sang Shah Rukh Khan alias SRK, di Taj Mahal pula!!

Shah Rukh Khan SRK Frooti - Taj Mahal

Ketemu Shah Rukh Khan, di Taj Mahal pula. Yay!!

Ehm ehm… maaf, cuman botolnya saja… haha, maaf buat yang sudah terlanjur excited ^^

Ya udah dulu deh, sekian dan terima kasih atas perhatiannya :)

Taj Mahal

Latihan buat audisi Bollywood di Taj Mahal. (photo by Jaime)

All photos are taken using Samsung Mirrorless NX300, except those by our friends Jaime, Baro, and Steph. Thanks guys, keep in touch!

Tags: , , , , , , , , , , ,

77 Responses to “Asyiknya Blusukan di India pakai Sari”

  1. nofri
    28 August 2013 at 9:47 am #

    Seruuu… bangettt..makin meracuni diriku utk berbackpacker,dan satu lagi tertawa ngakak ketipu si SRK ini..ternyata dia jin botol

    • Dina
      29 August 2013 at 8:35 pm #

      Iya ahahha… sayangnya itu SRK frooti mau aku koleksi, nggak nemu lagi yang ada si doi hik hik (yang di taj mahal udah dibuang padahal)

      Koleksi hatinya aja kali ya…
      #khayalanliar

  2. Dewi
    28 August 2013 at 4:38 pm #

    Warna sarinya warna favorit ku kakak…. Dan foto Kak Dina pakai sari cantik2 semua… suka….

    • Dina
      29 August 2013 at 8:37 pm #

      birunya cantik hihi

      makasih looo, jadi malu niii

  3. siti
    28 August 2013 at 5:15 pm #

    waaah…. ada shahrukh khan dalam botol… waktu itu aku nggak ketemu…… huhu….

    • Dina
      29 August 2013 at 8:38 pm #

      gosok yang kuat botolnya kalo ketemu!

  4. Nella
    29 August 2013 at 2:04 am #

    Hai Dina kamu cantik sekali pakai sari. Cocok ikutan audisi Bollywood :D .

    • Dina
      29 August 2013 at 8:38 pm #

      wkwkwk ayo mba nella kita bollywoodan bareng

  5. acp
    29 August 2013 at 2:24 am #

    kapan waktu abis visiting camer di vasai, mumbai dan mmg sempat terkagum-kagum liat almost perempuan disana yg lalu lalang di jalan selalu pake saree. pas juga dikasih saree sama camer dan omg sempet syok nie kain panjang amat ya (katanya sampe 6m) cuma radak ilfeel liat petticoat nya.. omg, it’s so not sexy lol. begitu make semua langsung foto2 bersama haha..

    tp belum pede make buat jalan2.. takut.. melorot dan terburai.

    two thumbs up for you, you really nailed it! ^.^

    PS: frooti itu yg rasa mangga ya? enak banget.. kmrn ngabisin sebotol gede

    • Dina
      29 August 2013 at 8:32 pm #

      Hahaha… Mba nikah ama orang India kah kok dapet sari?
      Lol ttg petticoatnya, aku waktu liat juga pikir, mending pake rok mini aja kali ya haha. Aku malah belon beli petticoat, pake celana selutut, DISASTER kalo mo ke kamar mandi, huahhahaha, sampe ditolongin mbak-mbak toilet ngerapihinnya…
      Iya rasa mangga, srup srup, harus dingin minumnya!

  6. Shella Hudaya
    29 August 2013 at 7:15 pm #

    Aduuuuhhhh cakeeeeppppssss!!! Image India yang “serem” langsung twisted 180 derajat begitu liat foto2nya Kak Dina… ^^

    • Dina
      29 August 2013 at 8:40 pm #

      sebetulnya aku ngeh ama image india yg serem itu setelah keluyuran nggak jelas gini. Iya, emang beda banget india yang aku rasakan dengan yang ada di media :)

  7. dodo
    30 August 2013 at 5:06 am #

    Cantik2 potonya.. Mba’e nya juga cantik…
    Sari juga dijahit? gw kira engga…

    • Dina
      1 September 2013 at 6:01 am #

      thx ya. yang dijahit blus atasannya ajah, kain sarungnya sendiri tetep polos :)

  8. t4tz18
    31 August 2013 at 1:52 pm #

    Duh, Mbak Dina yang lucu..ngakak2 gini baca petualangannya di India.
    Tapi beneran deh, aku suka travelling, tapi India ga sekalipun aku mau masukin ke wishing listku karena banyak pertimbangannya….sampe aku baca tulisan ini. You are an inspiration deh ^^

    T4tz

    • Dina
      4 September 2013 at 6:22 am #

      Hihihi, mengenai publikasi negatif tentang cowok India ya? Mmm… jujur aja aku nggak ngerasain itu sama sekali pas di sana :)
      Hugs

  9. Meidiana Kusuma (@geretkoper)
    1 September 2013 at 10:08 am #

    Huwaa kak Dina, lucu banget ceritanya. Kamu juga cantik banget pake sari biru nya, ternyata India bangunan-bangunannya memang berwarna yaaah, cantikk

    • Dina
      4 September 2013 at 6:22 am #

      Hihi makasih ya :)

  10. ita
    1 September 2013 at 7:05 pm #

    Dina cantik sekali dalam sari, ceritanya sungguh menyenangkan dan menyentuh..sempet takut ttg india yang kesannya seram dan tidak aman..thanks for the nice story and pic..

    • Dina
      4 September 2013 at 6:25 am #

      Hihi, makasih mbak :) Mengenai publikasi negatif ttg cowok India yang seram, aku nggak merasakannya sama sekali lho mbak. Emang kalo calo2nya biasanya ngotot banget, tapi itu pun nggak pernah ke arah pelecehan. Malah sebagai calo, mereka ramah untuk menarik hati calon customer (kelewat ramah jadi gimana gituh, hehe). Tapi ya, cowok lokalnya yang aku temui sopan dan bersahabat. Yang terceritakan di atas cuman sebagian kecil saja :)

  11. Kata Cinta
    14 September 2013 at 5:50 am #

    Salah satu Travel Blog yang keren, ingin ih ke India….

  12. Rinta
    14 September 2013 at 5:51 am #

    Kagum dengan keindahan kain Sari..

  13. vira
    16 September 2013 at 1:06 pm #

    woohoo, looks so fun!! Mumun told me about this post of yours when I was planning to wear a certain traditional cloth in a certain country a few months from now.. hihihi.. I think I’ll have fun like you, too! :D

  14. Fifi
    18 September 2013 at 11:47 am #

    WOW..Salam kenal mba Dina..
    cerita travelingnya inspiratif banget..bener2 ngiler saya :D

  15. Hassan Hans
    18 September 2013 at 9:08 pm #

    AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKK!!!!!!!!!
    *ngileerrrrrrrrrr*

  16. Emram Khan
    20 September 2013 at 11:36 am #

    waaah, seru baca dan liat2 fotonya..jd kangen sy ke India lg..

  17. Rosaline
    20 September 2013 at 2:37 pm #

    hello kakak! aku mau nanya2 bole ga? pengennnnn banget ke india! itu interaksinya pake bahasa inggris?? trus ngurus visanya gimana? thank you :D

    • Dina
      22 September 2013 at 5:39 pm #

      Halo Rosaline :)
      Sip, you’ll love it!
      Bahasa Inggris aja cukup kok.
      Visa buat WNI paspor ijo bisa Visa on Arrival. Jangan lupa bawa dokumen sebagai berikut: Pas foto, bukti keluar dari negara (print out tiket), bukti booking hotel at least malam pertama, duit buat bayar (aku lupa tepatnya, kalo ga salah 60-70 dolar). Mmm… apalagi ya? Browse2 aja untuk lengkapnya dan siapa tau peraturan baru udah berubah. Browse juga VoA tsb maksimal untuk kunjungan berapa lama. jadi tiket keluarnya bisa disesuaikan. Oya, VoA cuman untuk single entry, dan setelah keluar dari India, baru boleh masuk lagi setelah 2 bulan!!! Ini artinya kalo Rosaline dari India mau mampir Nepal 1-2 minggu, terus balik lagi ke India, nggak bisa pake VoA!!! Untuk kasus itu, bikin visa turis di Jkt aja. persyaratan mirip, Visa turis biasanya berlaku 6 bulan double entry.

      hope helps :)

  18. harnum
    21 September 2013 at 5:00 pm #

    mbak…keren semuanya :o

  19. Aiya Lee
    23 September 2013 at 9:45 am #

    India… India.. Itu negara satu makin hari tambah eksotis aja. Semua sudut kalau difoto langsung ketahuan banget aura bollywood-nya. Kemarin nemu ada yang shooting film gak, mbak? Atau minimal ada yang dance bareng di jalanan sambil lari ngumpat-ngumpat di pohon gitu? Yakali di film-film kan sering begitu. Hahahaha…

  20. rika
    8 October 2013 at 6:40 am #

    Waah, ternyata seru bgt ya india mbak, orangnya ramah2 kayanya, mengubah kembali pandanganku tentang india yg kumuh, brutal dan nyeremin.. Mauu doong ke Indiaa..hehehe

    • Dina
      16 October 2013 at 11:37 pm #

      Iyaaa… di sana aku banyak ngerasa sisi hangatnya :D hehehhehe

  21. Ria
    10 October 2013 at 12:47 pm #

    Salam kenal mba Dina….India memang indah qo, cowo india jg ga seram, karena kebetulan calon suami aq india asli dr Punjabi. Dulu aq jg sempat negative thinking sama india, imagenya itu seram bgt, tp semua berubah setelah aq menginjakkan kaki ke india. Oia…utk mba Dina yg aktif xixixixi, coba pake salwar aja atau lehenga

    • Dina
      16 October 2013 at 11:33 pm #

      Hihihi, tuh kan :D
      Salam buat suami ya! Ntar kalo ada kesempatan lain ke India, aku mo nyoba salwar dan lehenga ah :D Lehenga cantik banget, itu untuk sehari2 atau pesta?

  22. Timothy W Pawiro
    13 October 2013 at 3:54 am #

    Whuiii cakepnya Jodphur yaaa :-)

    Btw, before and after pake sari-nya emang kentoro yak *kabuuuur* :-))))

    • Dina
      16 October 2013 at 11:30 pm #

      wkwkwk, iyooooo
      *sambitpakesari*

  23. prih
    26 October 2013 at 9:55 pm #

    Terbayang apresiasi masyarakat India saat Jeng Dina bersari
    Saat sahabat wanita India berkunjung ke tempat kerja kami, keseharian beliau tetap bangga mengenakan sari, sementara saya belum pernah berkebaya saat tugas kunjungan. Salam

  24. silvani
    31 October 2013 at 12:47 pm #

    Mbak, seru banget sih ini ke India. Aku kan emang suka film dan lagu India. Hahaha pastinya pengen banget punya sari, apalagi sarinya warna biru itu. Huuuu mauu *cari ah di pasar baru. Klo aku ke sana dan pakai Sari, malah ga dikira turis lagi. Hahaha ky waktu ke Malaysia itu.
    Ternyata jauh banget yah setting perkampungan India sama Taj Mahal *yaiyalah. hehehehe tapi seperti di dunia yang beda gitu yah. Yah ga jauh sama Jakarta gitu yah perkampungannya, berbanding terbalik dengan gedung-gedung penggaruk langit :D. Suka banget post yah ini :D

  25. Tukang Makan Angin
    3 November 2013 at 3:17 pm #

    Dear Dina the traveler…

    What a great journey you had!

    Cerita yg seperti ini menurut saya adalah sebuah adventure journalism. Mengabarkan fakta2 unik di balik serunya traveling. Dan blusukan memang adalah salah satu cara untuk memahami budaya dan karakter lokal setempat. Namun, mungkin ada language barrier yang bikin kita sulit untuk menggali info2 sosial lebih dalam lagi.

    “Leave nothing but footprints. Take nothing but pictures. Kill nothing but time”

    makanangin-travel.blogspot.com

  26. Dianeka
    6 November 2013 at 5:11 am #

    Salam kenal mba…mba dina kereen deh pakai sari. Pengen skali pakai sari juga. Pernah ga mba, nemuin yg pakai sari tapi berjilbab rapi juga :D
    India negara yg paling ingim aku kunjungi setelah mesir :)

  27. Nin
    10 November 2013 at 2:22 pm #

    Wah ide bagus tuh jalan-jalan di India pake sari… saya akan coba pake sari nanti kalo pergi ke India….

  28. Dhila
    14 November 2013 at 4:47 pm #

    mba aku ngiri deh lihat fto2 kamu di india,,
    aku pngen bgt ksna,kpn ya sprti mba bisa ksna jln2,, fto2 sm warga disana..
    trnyta org india ramah2 ya,mba d ajakin kerumah mrka..
    baik2 lg org nya..
    jadi pngen cpat ksna :D
    I love India.

  29. wiwik
    22 November 2013 at 1:13 pm #

    hai mbak dina….
    hebat lho bisa nekat jalan-jalan pake saree…aku aja yg udah 2x ke india ga pernah berani nyobain pake saree kalo mau jalan-jalan. pernah sekali pake saree…ehhh yg ada besoknya aku minta suami ngerokin krn masuk angin…heheehe…jd aku selalu pake chuddidar aja selama disana. salut buat mbak dina…entar tahun depan ke india lagi jenguk mertua, aku cobain pake saree deh…mbak dina memang inspirasi buat aku untuk mencoba pake saree kalo pergi jalan-jalan
    thanks mbak…keep health ya….

  30. Gypsytoes
    27 November 2013 at 8:40 pm #

    Kisahnya manis sekali, foto-fotonya juga! Salam kenal, Dina dan Ryan. :)

  31. Zulmiswal
    28 November 2013 at 9:56 pm #

    wah mantap mb dina… jd pengen klling dunia juga..hehe

  32. Hestin
    3 December 2013 at 4:49 pm #

    Mantabbbssss….pingin ke India, tapi takut solo backpacker

  33. @Rosita_dy
    7 December 2013 at 11:19 am #

    hahaha… before and afternya lucu mbak..
    ndak nguwati :D
    kq ya bisa sarinya kebalik itu loh?

  34. Fahmi Anhar
    17 December 2013 at 9:58 am #

    hahahaha aku langsung ngakak pas lihat foto Sari before & after nya mbak, kebayang gimana kondisinya…. foto-fotonya keren, mingle dengan masyarakat lokal itu menyenangkan ya :)

  35. Yola Leiwakabessy
    17 December 2013 at 7:30 pm #

    cantik! benar juga, memakai sari terlihat tampak “wanita” , gimana ya ngomongnya, bener bgt lah kalo lebih dari sekedar cantik. anggun dan mempesona bangett.. #KartuPosDuaRanselAngkorWat pliiiiss xD @yolaleiwa

  36. Yola Leiwakabessy
    17 December 2013 at 7:44 pm #

    Jadi naksir ama India, suasana nya klasik bgt. Bangunannya, rumah pemukiman nya, orang-orangnya juga tampak ramh. awwww, masuk wishlist hahaha.. @yolaleiwa

  37. rega
    17 December 2013 at 7:59 pm #

    aku suka sama fotonya. mbak Dina terlihat sangat cantik. terbukti bahwa bukan hanya make up yang bikin orang terpukau, background alam dalam foto jadi kan semua obyek terlihat memukau. suwerrr saya iri sama mbak ini T.T #KartuPosDuaRanselAngkorWat @_w_anggraini

  38. andina rahayu
    17 December 2013 at 8:15 pm #

    India,negara pertama yg akan ak kunjungi di luar asia tenggara,tahun depan *hope* dr kecil aku suka banget sama bollywood ini mba,makin cinta abis baca tulisan ini :DD mba Dina emang slalu menginspirasi kok ya, kali ini buat beli sari grosiran di India sana trus dijual di sby,huahahaa. Btw mba, potonya kurang tuh. Make sari sambil muter” di pohon :p

    @andinarahayu

  39. Tik
    17 December 2013 at 8:26 pm #

    MBAAKKK! HUWAAAA… Aku iri sekali ini. Astagaa aku penyuka India dan super-duper envy asli ngeliat postingan ini. Makin keracunan sama foto-fotonya sih yang aduh-mak-sungguh-cakep-sekali! Ngomong2, meski mukanya gak ‘acha-acha’ gitu mbak Dina kece loh dan sakses bikin iri-iri-iri!! Sari birunya cantik maksimal. dan orangnya kok yaa ramah-ramah banget gitu? doain ya mbak biar ketularan bisa nginjek India, Taj Mahal, dan tampil live make sari disana! huehehehee. Salam~ #KartuPosDuaRanselAngkorWat @tikachu_

  40. Rohmatul Izza
    17 December 2013 at 9:53 pm #

    kalo yang di india ini sebenarnya bikin saya ngakak abis :D dan bisa ngubah mindset saya tentang gaya hidup warga2 disana yang ramah pada turis asing… dan bisa bikin rasa baru saat traveling,, baru kali ini saya tahu tentang kota biru dan eksotisnya keindahan alam india… dan benar2 jadi inspirator… saya pun masih terheran heran dengan gaya bangunan yang tetap memelihara nuansa klasik dan vintage,, dan yang masih saya pikirkan saat ini,, kok bisa ya ada kota di cat warna biru semua???? dan mengapa orang2 gak bosan tetep memelihara warna itu!!!!
    benar2 memukau tiap pasang mata… :o

    akun twitter @Izzu_Marizu

  41. Arifah!
    18 December 2013 at 9:21 pm #

    India, salah satu negara terpadat di Asia. Juga perekonomiannya stabil saat krisis 2008 :)) walaupun terlihat tak terurus, kumuh, dan jorok; di lain sisi, kearifan lokal masyarakat India bener-bener kerasa, mbak. Aku agak sedikit merinding bacanya, apalagi dengan ketersediaan mereka untuk merapikan lilitan sarimu, mbak. Sari biru yang mbak Din kenakan juga menawan, kadar kekecean mbak Dina naik pesat! Kuch kuch khota hai pokoknya mah, mbak! :* @arifahrah

    • Dina
      30 December 2013 at 7:21 pm #

      hihihi, mereka lumayan antusias ngebolak-balik sariku, termasuk tukang pel kamar mandi!!! lol

  42. mela44
    18 December 2013 at 9:22 pm #

    Mba, dikau berhasil mewujudkan salah satu mimpi waktu kecilku!!!! : pakai sari terus pasang gaya kayak artis Bollywood :D, pakai latar India asli lagiii !!!!. Dulu, saking obsesifnya sama tuh sari, pas kecil aku suka pakai selendang panjang punya ibu lalu dililitkan sepanjang pinggang, nyamper bahu, trus bergaya ala artis bollywood dari salah satu pelem yang aku tonton* kecil-kecil udah kenal Tuan Takur euyy :D*jadi kangen ibu* salah fokus:D*

    BTW, dikau cantik banget pakai sarinya mba :D *tambah ENVY*

    @mela_044

    • Dina
      30 December 2013 at 7:20 pm #

      lol, coba aku dulu juga sering bergaya ala bollywood di rumah, pasti lebih mantap action-nya pas di sana, hehehhe

  43. paramitha dwi andini
    18 December 2013 at 10:42 pm #

    Dear mba dina,
    Cuma mau bilang,ternyata kain sari itu bukan sekedar menjadikan kita lebih cantik,tapi juga elegan :) mba,apa salahku ini punya muka yang katanya kayak orang india (kata orang-orang india yang saya temui di berbagai negara) sampai akhirnya saya sudah terbiasa ‘dituduh’ indian kemanapun saya melangkah,saya selalu di beri senyum sama mereka loh mba dari anak balita sampai nenek-kakek, I means ‘always’ ,jadi penasaran,apakah ketika saya ada di tanah India dan memakai sari seperti mba dina saya akan masih ‘diperhatikan’ orang-orang sekitar?atau mungkin malah di cuekin karena saya dikira penduduk lokal bukan turis,mari kita buktikan,next trip..b
    India :) @andini_tha2

  44. paramitha dwi andini
    18 December 2013 at 10:44 pm #

    Dear mba dina,
    Cuma mau bilang,ternyata kain sari itu bukan sekedar menjadikan kita lebih cantik,tapi juga elegan :) mba,apa salahku ini punya muka yang katanya kayak orang india (kata orang-orang india yang saya temui di berbagai negara) sampai akhirnya saya sudah terbiasa ‘dituduh’ indian kemanapun saya melangkah,saya selalu di beri senyum sama mereka loh mba dari anak balita sampai nenek-kakek, I means ‘always’ ,jadi penasaran,apakah ketika saya ada di tanah India dan memakai sari seperti mba dina saya akan masih ‘diperhatikan’ orang-orang sekitar?atau mungkin malah di cuekin karena saya dikira penduduk lokal bukan turis,mari kita buktikan,next trip..India :) @andini_tha2

    • Dina
      30 December 2013 at 7:08 pm #

      dicoba kemudian let me know mbak :D

  45. ditta
    22 December 2013 at 11:15 pm #

    KALO Boleh tau budget nya kira2 berapa yak kak??

    • Dina
      30 December 2013 at 6:53 pm #

      Ga mahal kok india. Paling private room sekitar 100-200 ribu-an an udah oke. bahkan yang di bawah 100 ribu pun juga ada. Makanan juga murah. Aku ga inget kisarannya, tapi murah. Yang mewah pun ga terlalu mahal. Transportasi juga murah.
      Aduh, aku ga inget detil harga2nya, sorry :)

  46. Gypsytoes
    27 December 2013 at 11:50 am #

    What a sweet story, I never thought that simply wearing a sari would allow a traveler to experience India in a such a heartwarming, humane way. Thanks for sharing, Mbak Dina. Salam kenal! :)

    • Dina
      30 December 2013 at 2:17 pm #

      Iya :”)
      Salam kenal juga ya

  47. Bella Aprilya
    14 January 2014 at 11:31 pm #

    kak dina sumpah keren banget!!! jadi pengen nyusul backpakeran kesana hehe aku mau nanya soal keadaan sungai gangga.. gimana kondisinya waktu kakak datang? apakah bersih atau tercemar..? karena aku lihat dibeberapa forum atau web gitu ada yg bilang bersih ada yg bilang udah tercemar.. dan waktu kakak dateng tepatnya di daerah mana nya? terimakasih kak :) salam kenal :D

    • Dina
      1 April 2014 at 7:20 pm #

      bersih ata utercemar itu relatif sih. tercemar sih sangat tercemar. limbah manusia, binatang, pabrik, bercampur jadi satu. bersih? bisa dianggap gitu juga kalo mau. sungainya gede banget. bagaikan buang sampah ke laut, terus hanyut dan hilang dari pandangan, semaam tersebar di area yang sangat luas gitu, hehehe…
      oh ya, banyak mayat juga sih, soalnya buat yang matinya ga butuh pensucian, ga pake dibakar, langsung diturunkan ke sungai. tapi (biasanya) nggak terlihat kok, soalnya ditenggelamkan pake batu. kecuali kalo batunya lepas, terus badannya ngambang.
      salam kenal :D

  48. outbound malang
    24 January 2014 at 12:22 pm #

    wahh keren mbak petualangannya ..nice post
    salam kenal ..

    • Dina
      1 April 2014 at 7:08 pm #

      makasih :D
      salam kenal juga!!

  49. Balimotorrental
    6 February 2014 at 4:45 pm #

    Halo mbak .. lihat tulisan mbak yang ini buat sy berfikir kalau India ga seseram berita belakangan ini … keren :)

    Sebagai tempat peradaban agama Hindu berasal buat sy tertarik kesini ….

    • Dina
      1 April 2014 at 6:40 pm #

      iya mba, so far so good for me :D
      sangat sangat menarik, kebudayaan sangat kental di sini!

  50. Lidya
    20 March 2014 at 2:40 pm #

    Pengen banget dehhhh fotonya bagus2, tapi ktnya india ga aman. jadi takut deh :(

    • Dina
      1 April 2014 at 6:09 pm #

      Emang reputasinya lagi kurang bagus ya? Tapi pengalaman pribadiku sih, so far so good :D

  51. Seorang Buzzer
    31 March 2014 at 4:45 pm #

    Kepengennya ke negara mana lagi nih duaransel berkelana setelah 40 negara? :D

    • Dina
      1 April 2014 at 6:02 pm #

      Ke negara yang masih tersisa, juga mau lagi ke negara-negara yang udah pernah didatengi, pingin eksplor indonesia juga :D

  52. riyanti
    13 April 2014 at 12:00 pm #

    Mba Diiin… gara-gara kepengen solotrip ke India tp masih maju mundur jadi cari info, eh disini malah ketawa ngakak… Keren asli!!! mungkin kena mingle-nya mba Dina itu berhasil mendekatkan perbedaan ya?
    gimana handle soal pengemis? Dan kota apa yang paling berasa paling berat buat mingle?
    BTW aku suka fotonya yang di Mehrangarh Fort dan yang Yuk Mampir…

  53. Evy
    14 April 2014 at 10:06 am #

    Dinaaaaaaaaa…… mau sari-nyaaaa…… ahahahahahahaha….. :))

    Before dan After-nya bikin ngakak, walaupun udah pernah liat dan baca sebelum ini, dan kemarin pun di bis udah cerita2 langsung, tetep aja pas ini baca lagi, ya ngakak lagi….. hihihihihihihihi :D

    Dan akhirnya aku memantapkan hati, India masuk wishlist teratas ^.^
    Big thanks utk sharing ceritanya kemarin sepanjang Jakarta-Serang…..

Leave a Reply