Kartu Pos dari Honduras: Reruntuhan Maya “Copan”

Sudah dengar tentang “Kartu Pos Dua Ransel“?

Tiap 1-2 minggu sekali, kami mengirim kartu pos kepada pembaca DuaRansel.com. Kartu pos ini berasal dari mana pun kami berada. Kartu pos dari negara Kanada, Curacao, Santa Lucia, dan Honduras sudah dilayangkan. Berminat? Email dina@duaransel.com (dengan nama, alamat pos, dan pesan/kesan) atau baca infonya di sini.

Bulan kemarin, kami berada di Copan, Honduras. Meninjau reruntuhan kota bangsa Maya kuno.

Mayan Ruin of Copan, Honduras. Artis' depiction

Seperti ini kota bangsa Maya "Copan" pada jaman dahulu kala. Karya seorang artis.

 

Copan, yang terletak di dekat perbatasan dengan Guatemala, adalah tujuan wisata utama di Honduras. Ada apa di Copan? Pusat arkeologi reruntuhan kota bangsa Maya kuno dari jaman klasik pada bada ke 5-9 masehi. Salah satu pusat peninggalan bangsa Maya yang paling penting dan mengesankan! Reruntuhan kota ini terdiri dari plaza besar, piramida-piramida, tangga berhieroglif, stadium bola ala Maya kuno, pusat penyembahan, tempat tinggal orang penting dan kaya, dan masih banyak lagi. Dibandingkan dengan reruntuhan bangsa Maya yang terkenal lainnya, seperti Tikal di Guatemala dengan piramida curamnya, dan Chichen-Itza di Mexico dengan piramida “Temple Kukulkan”nya yang masuk di salah satu daftar 7 keajaiban dunia baru, reruntuhan Copan ini terkenal akan ukiran dan pahatan patung-patung dan hiasan dindingnya. Karya seni pahatan batu ini merupakan yang tercantik dan terkompleks dari peninggalan bangsa Maya yang lainnya, dan jumlahnya juga sangat banyak. Kami tinggal di Copan Ruinas village yang hanyak berjarak jalan kaki ke pusat reruntuhan selama seminggu, dan desa ini merupakan salah satu tempat favorit kami.

Siapa yang beruntung mendapatkan Kartu Pos reruntuhan Maya Copan ini?

 

Mayan Ruin of Copan, Honduras

Kartu Pos DuaRansel ^_^

 

Selviana Rahayu!

Makasih ya Selvi, udah mengikuti travel blog Dua Ransel ini 🙂 Kartu pos buat kamu ini udah aku tulis sekitar 1 bulan yang lalu, dan sudah dibubuhi prangko Honduras pula. Namun sejak saat itu, kami tidak menemukan kotak pos berhubung kami pindah ke beach town kecil yang tidak ada layanan postalnya selama 3 minggu, dilanjutkan perjalanan melalui kota berbahaya dengan tingkat kriminal sangat tinggi. Jadi… baru sempat diposkan dari Nicaragua! Prangko Hondurasnya ditindihi prangko Nicaragua. Hope you like it!

Pesan n kesan dari Selviana:

“Kok bisa sih???”
Yep! Itulah kalimat pertama yang terucap begitu aku baca DuaRansel.com.

Mbak Dina and her hubby is so amazing, I think. Pertama kali kenal dari twitter, aku bawel nanya-nanya ke Mbak Dina tentang backpacker-an yang sedang dijalani. Setiap kali ditanya, setiap itu juga dijawab dengan jawaban yang bikin aku mupeng.  Hahahaha!

Semenjak mbak dina bilang akan bikin artikel tentang tips berhemat, aku makin antusias. Blog yang sangat memotivasi! 😀

NB : admin duaransel.com sangat ramah dan informatif, salut! 🙂

(Jawaban Dina: Thank you, thank you pesan manisnya! Oopss.. masih utang tips berhemat nih…)

 

Mayan Ruin of Copan, Honduras

Duduk-duduk di... tempat tidurnya bangsawan Maya jaman dahulu? Mungkin saja!

Berminat mendapat Kartu Pos Dua Ransel? Email dina@duaransel.com (dengan nama, email, alamat, dan pesan/kesan) atau baca infonya di sini.

Negara tujuan berikutnya: Nicaragua, Costa Rica, Panama, Curacao, Barbados, Spanyol, mungkin Maroko, selanjutnya belum ditentukan.

Lihat Kartu Pos Dua Ransel yang lain (klik).

Tags: , , , , , ,

4 Responses to “Kartu Pos dari Honduras: Reruntuhan Maya “Copan””

  1. selebvi
    9 April 2011 at 5:41 pm #

    waw thank you, Mbak Dina! uniquely Copan! kota dengan kriminalitas tertinggi? wah serem juga sepertinya, hehe…
    nggak sabar menanti kartu pos tersebut tiba di rumah saya, plus kartu posnya berwarna hijau, my favorite color! hehe… once again, thank you so much, Mbak!

    P.S : Saya tetap setia menanti tips-tips berhematnya lho, Mbak… 😛

    • Dina
      11 April 2011 at 1:11 am #

      Alo Selvi 🙂
      Copannya sendiri aman banget kok, dan penduduknya ramah. Negaranya secara umum yg bahaya, tingkat homicide tertinggi di dunia #2. Ibukotanya, Tegucigalpa, bahaya sekali. Banyak penguntit dan perampok bersenjata.

      Wah, suka ijo ya? kebetulan deh! Tadinya rada bete kok postcardnya diwarnain ijo sih, tapi gambarnya itu yang aku paling suka. haha, kebetulan kalo selvi suka ijo 🙂

      (haha, iya, ini lagi keenakan eksplorasi jadi ga nulis2)

  2. Donny
    10 April 2011 at 10:30 pm #

    Wah baru kali ini baca ternyata kalian be-2 sudah berjalan – jalan keliling banyak negara…kirain dulu hanya travelling beberapa minggu saja, eh ternyata keterusan backpacking.
    Nanti aku ikutin deh critanya…buat cerita yang naratif and deskriptif tuk menggugah minat yang baca tuk travelling juga.
    Keep on going DuaRansel!!!

    • Dina
      11 April 2011 at 1:39 am #

      Ealah, itu kamu toh, Don! Kirain Donny siapa 🙂 Lho, aku belum bilang ya kemaren? Emang dulu udah direncanain untuk ngelana 1-2 taun (dan keterusan sekarang, haha). Thank you sarannya, and thank you dukungannya 😀

      Btw, Kami kapannya masuk majalah online indonesian backpacker lho! Mo liat? http://www.backpackinmagazine.com/backpackin-magazine-edisi-8/
      Halaman 40 sekian.

Leave a Reply