Sepercik Warna Jakarta

Jakarta - perumahan di atas kali

Entah mengapa, aku mudah tertarik pada bangunan-bangunan “grungy”. Kumuh. Entah itu gedung tua yang rusak, jebol, dan tak berpenghuni. Entah itu bekas rumah terbakar yang telah ditumbuhi ilalang. Entah itu perumahan liar di pinggir jalur kereta api atau di atas kali. Kumuh, kecoklatan, dan tak teratur. Mungkin kebanyakan orang menutup mata untuk pemandangan seperti ini. Tapi entah mengapa, pemandangan ini menarikku untuk mendekat. Ada keharmonisan tersendiri yang kurasakan dari warna-warna kusam kecoklatan yang berantakan ini.

Merpati ketiga

Akrobat

Jika aku beruntung, aku diundang ke dalamnya.

Paman cabai hijau

Menyiapkan batok kelapa untuk membakar ayam
Membumbui ayam bakar
Di sana, aku menemukan kelembutan dan keindahan.

Bikin sate usus

Kebahagiaan dan tawa riang dalam kesederhanaan. Cinta kasih yang tak terbalut kemewahan duniawi.

Kasih ayah

Warna-warna yang tak hanya terlihat di mata, namun juga terasa di hati.

*Photos are taken with the Samsung Smart Camera NX300

 

Tags: , , , , , ,

24 Responses to “Sepercik Warna Jakarta”

  1. Si Ochoy
    12 July 2013 at 8:15 pm #

    Mba Dina..

    gambar2 ny bagus..

    menurut saya jarang orang yg mau mengambil foto Di tempat macam ini Dan mencoba memaknai objek2 yg diambil Di tempat seperti ini..termasuk saya..

    :) suka!

    • Dina
      13 July 2013 at 1:06 am #

      Thank you ya Choy =)
      Perasaan yang aku dapat dari tempat2 grungy sulit dideskripsikan, ini berusaha menggambarkannya lewat foto, hehehe.

  2. Mela
    12 July 2013 at 9:28 pm #

    Mba dina, boleh sharing sedikit ya soal pemandangan yang dicapture diatas?
    Kali pertama aku ke jakarta dan melihat pemandangan ini aku juga terpana dan merasakan kebahagiaan dr kesedrhanaannya:).
    Tapi setelah hampir setiap hari melihat hal yang sama aku sedih mba:(
    Aku takut lama lama menjadi terbiasa dan akhirnya berhenti untuk peduli (semoga tidak)

    • Dina
      13 July 2013 at 1:05 am #

      I feel you Mba Mela…
      Thanks for sharing ya :’)

  3. Nella
    13 July 2013 at 3:03 am #

    Hai Dina, foto-fotonya bagus-bagus sekali. Jadi pengen punya kamera yang canggih spt kamu :).

  4. dodo
    13 July 2013 at 11:11 am #

    Paling suka poto terakhir…

    Warna poto2 di atas udah langsung settingan dari kamera nya mba?

  5. Shella Hudaya
    13 July 2013 at 9:30 pm #

    Kadang hidup yang paling sederhana justru yang paling bahagia… :’)

  6. Jogja Sleeping Bag
    7 August 2013 at 12:46 am #

    bahagia..

  7. gin
    16 September 2013 at 4:32 pm #

    Akhirnya kesampaian punya NX300 setelah ‘terprovokasi’ promosi dari Mbak Dina. Btw, kalau foto-foto yang ini diedit pakai software apa ya mbak? Saya cari mode di kameranya belum ketemu..

    • Dina
      23 September 2013 at 9:19 pm #

      Hihihi, beli yang warna apa?
      Di kamera, ada fungsi edit. Dari edit dasar seperti brightness, contrast, temperature, ampe ke efek-efek kayak painting dsb. Kalo mo hasilnya beda, coba dikombinasikan antara edit dasar dan edit efek, edit efek dan edit efek, dsb. =)

      • gin
        24 September 2013 at 11:51 am #

        beli yang warna putih juga mbak :D

        terima kasih ya mbak infonya, tak edit2 maneh nek ngono. suwun :)

  8. D.
    3 October 2013 at 9:02 am #

    Kalau grungy di eropa mungkin oke ya mbak… tp kalau di jakarta, oh my…. ini sangat ironis dn menyedihkan sebetulnya. :(

  9. rega
    17 December 2013 at 8:08 pm #

    kita akan tahu seperti apa mereka yang sebenarnya ketika kita ada diantara mereka, bukan hanya memandangnya dari kejauhan. itulah yang saya peroleh dari postingan mbak Dina ini :) #KartuPosDuaRanselAngkorWat @_w_anggraini

  10. andina rahayu
    17 December 2013 at 8:52 pm #

    Ketika banyak orang berkata tak ingin tinggal dan hidup di jakarta,entah mengapa aku justru ingin hijrah kesana. Menurutku, sama halnya dengan India, sebenarnya Jakarta bisa memperkaya devisa melalui “apa apa yg ada di Jakarta”. Melalui kekumuhan,kemacetan,banjir,dan lainnya, terkesan jahat memang, mungkin turis barat justru akan menikmatinya?

    @andinarahayu

  11. Muh. Akbar (@indonesianholic)
    17 December 2013 at 10:48 pm #

    Foto-fotonya keren
    Wajah Jakarta tidak menunjukkan Wajah Indonesia Sebenarnya.
    Ada banyak keindahan indonesia diluar sana.

    #KartuposDuaRanselAngkorWat

    @indonesianholic

  12. Aisyah As-Salafiyah
    18 December 2013 at 1:48 pm #

    Whoaa.. hasil fotonya kece banget kak.. ^_^ *salah fokus, hhe..
    Rasanya, sedih sekaligus haru juga ya ngeliatnya..
    Kadang, kita yg tinggal di lokasi yang lebih baik jarang mau menengok pemandangan yang meskipun kelihatan dingin di luar tapi hangat sebenarnya, aku pribadi kadang kurang merasakan kebahagiaan yang bisa mereka rasakan, aku anak tunggal dan orangtuaku selalu sibuk, jadi selalu kesepian, tapi rasanya akan berbeda sekali ya jika aku bisa bergabung bersama mereka, pengen sekali-kali kesana..
    *jadi sedih beneran deh.. T__T

    Setuju sekali dengan perkataan kak Dina,
    Kebahagiaan dan tawa riang dalam kesederhanaan.
    Cinta kasih yang tak terbalut kemewahan duniawi.

    #KartuposDuaRanselAngkorWat
    @aisyahassalafy

    • Dina
      30 December 2013 at 7:49 pm #

      hug mba aisyah :)

  13. haji iwan
    12 January 2014 at 7:33 pm #

    Setuju sekali dengan perkataan kak Dina, Kebahagiaan dan tawa riang dalam kesederhanaan. Cinta kasih yang tak terbalut kemewahan duniawi

  14. Een Whae
    19 March 2014 at 10:17 am #

    Setuju….se iya se kata….
    wajah wajah yang apa adanya dengan lingkungan seadanya, tapi terlihat senyum dan kebahagiaan yang tidak apa adanya….

    • Dina
      1 April 2014 at 6:11 pm #

      :)

  15. KepoNews
    18 June 2014 at 3:24 pm #

    fotonya bagus-bagus mba Dina

    • Dina
      7 August 2014 at 4:48 pm #

      thanks :)

  16. Alex
    21 July 2014 at 11:27 am #

    Gradasi warna pada gambarnya mantaps

    • Dina
      4 August 2014 at 4:09 pm #

      Makasih ya :)

Leave a Reply